Christianto Muhartawan lahir di Bogor 16 Februari 1972, anak kedua dari Enny Supartini dan Kol. Pnb Darsono (alm). Setelah lulus pendidikan sekolah penerbang di Curug, dirinya bekerja sebagai pilot di Bea cukai menerbangkan pesawat Piper Navajo, Seneca dan Cessna 150.

Tahun 2000, Christianto Muhartawan mulai menggeluti bisnis di dunia cargo di garasi rumahnya di Kompleks Perumahan Halim,sampai pada tahun 2004 resmi mendirikan PT. Halim Mitra Dirgantara (Halim Trans Cargo ) di Bandara Halim Perdana Kusuma. Karena ketekunannya dalam bekerja sampai dirinya bisa membawa Halim Trans Cargo menjadi perusahaan yang sedikit demi sedikit bisa dihandalkan dan dikenal oleh perusahaan lain. Akhirnya berkat doa dan kerja keras yang telah di lakukan selama ini, sehingga berhasil membangun Halim Trans Cargo (HTC) sampai  seperti sekarang ini.
PT. HALIM MITRA DIRGANTARA adalah mitra Usaha anda dalam berbisnis, sebuah perusahaan jasa pengiriman barang baik dalam dan luar negri via darat, laut maupun udara yang secara legal dikenal dengan nama "HALIM TRANS CARGO" serta mempunyai visi dan misi sebagai berikut :
VISI
Visi kami adalah menjadi perusahaan Profesional yang menjamin pelayanan distribusi barang secara tepat waktu.
MISI
Misi kami adalah membangun jaringan distribusi dari Luar Negeri hingga ke pelosok terpencil di seluruh wilayah Indonesia via Darat, Laut maupun Udara.
Halim Trans Cargo (HTC) Menjangkau Pelosok Tanah Air

Hal penting dalam setiap pengiriman barang selain soal keamanan paket adalah ketepatan waktu. Inilah yang mendasari Halim Trans Cargo (HTC) selalu dipercaya untuk berbagai paket kiriman bahkan barang bantuan untuk korban bencana di beberapa daerah. Tidak hanya perusahaan local yang pernah menggunakan jasa perusahaan ini, perusahaan asing dan lembaga bantuan asing juga sudah merasakan servis perusahaan yang berdiri pada 4 Juni 2000 ini.

Halim Trans Cargo (HTC) satu dekade ini membangun jaringan hingga ke daerah kabupaten seluruh Indonesia. Kecepatan waktu, keamanan dan ketepatan adalah moto yang harus tetap dijaga baik perusahaan ini. Pimpinan HTC “Christianto Muhartawan” mendapat perhatian besar ketika terjadi beberapa bencana di beberapa daerah. Salah satunya bencana gempa dan tsunami di Aceh tahun 2004 dan bencana Wasior, Papua.
“Sekitar 90 ton bantuan per hari pada waktu itu harus kami kirimkan ke Aceh. Sampai-sampai saya harus tinggal tiga bulan disana untuk membantu pengiriman,” kenang Christianto.

Perusahaannya dikenal setelah kesuksesannya mengirimkan berbagai bantuan ke lokasi bencana, Tidak hanya bantuan masyarakat Indonesia
yang kami kirimkan waktu itu, bantuan dari negara lain terutama setelah beberapa negara yang sebelumnya membantu disana menarik diri. Beberapa bulan kami tidak henti-hentinya mengirimkan bantuan ke Aceh,”

Sekarang, tidak hanya kargo udara yang HTC miliki. Jasa pengiriman kargo melalui laut dan darat sudah berjalan dengan baik. “ Tim kami juga sekarang bergerak di bidang pergudangan di beberapa lokasi strategis. HTC juga melayani carter pesawat racking system, storage dan inventory records, distribusi dan packing. Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada perusahaan dan individu yang telah menggunakan jasa HTC,
Akhir Christianto.